• Senin, 15 Agustus 2022

Bantah Gaji Rp 250 Juta, Presiden ACT Sebut Sudah Dipangkas 50 hingga 70 Persen

- Selasa, 5 Juli 2022 | 11:17 WIB
Bantah Gaji Rp 250 Juta, Presiden ACT Sebut Sudah Dipangkas 50 hingga 70 Persen (IST/PR)
Bantah Gaji Rp 250 Juta, Presiden ACT Sebut Sudah Dipangkas 50 hingga 70 Persen (IST/PR)

SMOL.ID - Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar membantah kabar gaji pimpinan mencapai Rp 250 juta. Namun ia enggan membuka berapa sebenarnya gajinya sebagai Presiden ACT.

Ibnu menjelaskan, menajemen telah melakukan pembenahan organisasi, salah satunya memangkas gaji pimpinan dan staf ACT.

Gaji dan biaya operasional para petinggi sudah dipangkas sejak Januari 2022 lalu, sebagai upaya pembenahan dan restrukturisasi organisasi.

"Sejak 11 Januari 2022, tercipta kesadaran kolektif untuk memperbaiki kondisi lembaga dengan masukan dari seluruh cabang. Kami melakukan evaluasi secara mendasar," ujar Ibnu Khajar, dalam konferensi pers Senin Juli 2022.

Baca Juga: Presiden ACT Akui Lembaga Comot 13,7 Persen Dana yang Terkumpul, Untuk Biaya Operasional

Ibnu menampik besaran gaji Rp 250 juta seperti ditulis di pemberitaan majalah Tempo dan mengaku tak tahu-menahu mengenai besaran yang diungkap media itu.

Meski demikian, Ibu tetap enggan membuka berapa besaran asli yang diterima para petinggi ACT.

Yang pasti, lanjut Ibnu sudah terjadi pemotongan gaji bagi para petinggi mulai 50-70 persen dari besaran gaji sebelumnya sejak pergantian pimpinan pada 11 Januari 2022.

Seperti diberitakan majalah Tempo, gaji eks Presiden ACT Ahyudin, saat menjabat Ketua Dewan Pembina ACT disebut-sebut lebih dari Rp 250 juta per bulan.

Sedangkan pejabat di bawah Ahyudin, seperti senior vice president, mendapat bayaran Rp 150 juta. Adapun vice president mendapat Rp 80 juta per bulan. Di bawahnya, level direktur eksekutif digaji sekitar Rp 50 juta dan direktur mendapat Rp 30 juta.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bambang Pacul: Koalisi Partai Hal Biasa

Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:06 WIB

Kementrian ESDM Dorong Program Konversi BBM ke BBG

Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:56 WIB
X