• Senin, 8 Agustus 2022

Rusuh di Babarsari, Sultan Tidak Mau Yogyakarta Dijadikan Ajang Kekerasan Fisik

- Selasa, 5 Juli 2022 | 19:46 WIB
Rusuh di Babarsari, Sultan Tidak Mau Yogyakarta Dijadikan Ajang Kekesasan Fisik (IST)
Rusuh di Babarsari, Sultan Tidak Mau Yogyakarta Dijadikan Ajang Kekesasan Fisik (IST)

SMOL.ID - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hemengkubuwono X menolak kekerasan terjadi di Yogyakarta.

Sultan dengan tegas mengatakan, tidak mau jika kota Yogyakarta ini dijadikan ajang kekerasan fisik.

“Saya tidak mau di Jogja ini, ajang kekerasan fisik menjadi kebiasaan untuk mendidik anak,” tegas Sultan, Selasa 5 Juli 2022.

Sultan meminta aparat hukum agar tegas dalam menindak orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Sisa Kerusuhan di Babarsari, Ruko Dirusak dan Dibakar Massa Dipasangi Garis Polisi

Selain itu, aparat juga diminta terus menjaga ketentraman masyarakat di Yogyakarta, tidak sekadar melerai dua kubu bertikai.

“Saya berharap Polda tidak hanya sekedar melerai, tapi karena ada pelanggaran hukum, saya minta juga ada penegakan disiplin. Hukum tetap diproses dengan baik,” ujar Sultan.

Sultan menyatakan siap menjadi mediator bagi kedua belah kubu. Tetapi, penegakan hukum tetap harus dijalanlan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga: Bagi-bagi Bantuan di Pasar Peterongan Semarang, Pesan Jokowi: Jangan Dibelikan HP atau Pulsa

Tindakan tegas aparat, harus memberikan efek jera dan mengantisipasi agar sama tidak terulang lagi di kemudian hari.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Di Era Modern Bisnis Hampers Cukup Menjanjikan

Senin, 8 Agustus 2022 | 19:55 WIB

Jokowi dan Ganjar Olahraga Bareng di CFD Solo

Minggu, 7 Agustus 2022 | 16:40 WIB

Gumun Luncurkan SAHL Sarung Travel Modern

Minggu, 7 Agustus 2022 | 11:20 WIB

HPN Kota Jogja Siap Angkat UMKM

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 12:20 WIB
X