• Selasa, 27 September 2022

60 WNI Disekap Perusahaan Investasi Bodong di Kamboja

- Sabtu, 30 Juli 2022 | 09:44 WIB
60 WNI Disekap Perusahaan Investasi Bodong di Kamboja (Ilustrasi/PR)
60 WNI Disekap Perusahaan Investasi Bodong di Kamboja (Ilustrasi/PR)

SMOL.ID - Kabar kurang baik datang dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh. Dilaporkan sebanyak 60 Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja menjadi korban penyekapan sebuah perusahaan investasi.

Saat ini KBRI Phnom Penh tengah berupaya membebaskan 60 WNI yang menjadi korban menyekapan itu bersama kepolisian setempat.

Sekretaris Pertama Fungsi Perlindungan WNI KBRI Phnom Penh Teguh Adhi Primasanto mengatakan, pihak mendapatkan kabar mengenai penyekapan itu. Awalnya dilaporkan sebanyak 53 orang kini bertambah menjadi 60 orang.

"Jadi kami meminta bantuan ke polisi,” kata Teguh Adhi Primasanto, Jumat 29 Juli 2022.

Baca Juga: Deretan Makanan Khas yang Selalu Ada Saat Merayakan Tahun Baru Islam

Bentuk penyekapan dilakukan perusahaan investasi diduga bodong itu, pekerja tidak boleh meninggalkan perusahaan dan tidak boleh keluar dari gedung tersebut.

Tidak hanya WNI, masih ada puluhan pekerja asing lainnya juga mengalami nasib sama.
Hak pekerja ikut dilanggar perusahaan karena tidak adanya kebebasan bergerak. Parahnya lagi, paspo mereka ditahan bahkan ada yang dihilangkan.

“Paspor ditahan, kasus yang kami tangani ini sudah banyak, bahkan ada yang paspornya dihilangkan sehingga mempersulit proses kepulangan,” katanya.

Diakui Teguh Adhi, para pekerja migran dari Indonesia itu masuk ke Kamboja melalui jalur tidak sesuai prosedur.

Baca Juga: Arab Saudi Tetapkan Tahun Baru Islam 30 Juli 2022

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Apa antara Ratu Elizabeth II dengan Putri Diana

Jumat, 9 September 2022 | 10:25 WIB

Dugong Resmi Punah di Cina, Apa Dampaknya?

Minggu, 28 Agustus 2022 | 11:41 WIB
X