• Selasa, 27 September 2022

Ganjar Sebut Warganya Jadi Korban Penyekapan di Kamboja, Alami Tekanan Psikologis

- Sabtu, 30 Juli 2022 | 15:05 WIB
Ganjar Sebut Warganya Jadi Korban Penyekapan di Kamboja, Alami Tekanan Psikologis (IST)
Ganjar Sebut Warganya Jadi Korban Penyekapan di Kamboja, Alami Tekanan Psikologis (IST)

SMOL.ID - Sebanyak sepuluh dari 60 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan kerja dan penyekapan di sebuah perusahaan investasi bodong berasal dari Jawa Tengah (Jateng).

Terungkapnya kasus itu pun berawal dari laporan salah seorang korban melalui direct message atau DM ke akun media sosial milik Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Menurut Ganjar, pihaknya mengetahui keadaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu karena da yang mengirimkan pesan melalui DM.

"Ada yang mengirimkan pesan melalui media sosial. Lalu, kami melakukan konfirmasi ke Kementrian Luar Negeri (Kemenlu), Kepolisian dan Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) soal adanya penyekapan tersebut," kata Ganjar seperti dikutip dalam wawancara dengan Pro3, Sabtu 30 Juli 2022.

Baca Juga: 60 WNI Disekap Perusahaan Investasi Bodong di Kamboja

Menurut Ganjar, 53 PMI (saat ini sudah bertambah 60 orang) korban penyekapan di Kamboja mengalami tekanan psikologis.

"PMI ini memberitahukan adanya penyekapan di Kamboja jadi mereka alami ketakutan-ketakutan," ujar Ganjar.

Ganjar berhasil melakukan panggilan video kepada PMI untuk memastikan keadaan mereka.

"Sudah video call, lihat langsung kondisinya alhamdulillah kondisinya baik," ucap Ganjar.

Ia pun mengapresiasi respon cepat pihak Kepolisian di Kamboja yang langsung menangani PMI korban penyekapan.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X