• Minggu, 25 September 2022

Dukung Gerakan Ekonomi Sirkular, Mulung Parahita Dorong Ibu-ibu Kelola Sampah Jadi Nafkah

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:06 WIB
Tim Mulung Parahita tengah mengumpulkan sampah plastik di Dermaga Samudera 2, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu, 3 Agustus 2022.
Tim Mulung Parahita tengah mengumpulkan sampah plastik di Dermaga Samudera 2, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu, 3 Agustus 2022.

SMOL.ID - Penangangan sampah hingga saat ini masih terpisah. Mulung Parahita mencoba ambil bagian dengan menjembatani para pemilah dan pengepul sampah agar berjejaring.

Analis Sistem Mulung Parahita, Fika mengatakan, saat ini pihaknya fokus menyasar ibu rumah tangga. Menurutnya, ibu rumah tangga adalah aktor yang penting dalam upaya memilah sampah di tingkat rumah tangga.

"Pemilahan sampah adalah faktor penting dalam penanganan sampah. Termasuk juga kolektor," katanya.

Fika melihat, selama ini aktor-aktor yang terlibat dalam pengelolaan sampah belum terorganisir dengan baik.

Baca Juga: Benda Diduga Sampah Antariksa Jatuh di Kalbar Diselidiki Tim Gegana

Ia menyebut, terkadang penerapan ekonomi sirkular dibiarkan saja.

"Kami ciptakan platform untuk menyatukan semua user. Kami ingin semua terjaring," katanya di tengah-tengah kegiatan The Rising Tide di Dermaga Samudera 2, Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Rabu, 3 Agustus 2022.

Sebagai informasi, The Rising Tide adalah kampanye lingkungan melalui solo Triathlon sejauh 1.293 km dari Bali menuju Jakarta selama 30 hari. Perjalanan tersebut dimulai pada 18 Juli 2022 hingga 17 Agustus 2022.

Mulung Parahita yang didukung Le Minerale kini masih terus berupaya menyosialisasikan gerakan ekonomi sirkular di sepanjang jalur yang dilalui kampanye The Rising Tide.

Halaman:

Editor: Syadza Haniya Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lomba Perahu Hias Nelayan

Sabtu, 17 September 2022 | 20:52 WIB

Hendi Kawal Penyaluran BLT BBM di Kota Semarang

Rabu, 14 September 2022 | 21:01 WIB
X