• Minggu, 25 September 2022

Rekreasi ke Yogyakarta Plus

- Senin, 8 Agustus 2022 | 20:11 WIB
Rombongan bergambar bersama. (hm)
Rombongan bergambar bersama. (hm)

SMOL.ID - Rekreasi itu perlu, sebagai selingan dalam hidup agar hati dan pikiran tidak jenuh menjalani rutinitas hidup. Untuk keluarga yang mampu, rekreasi bahkan diprogram jauh hari sebelumnya agar pelaksanaannya tidak berbenturan atau mengganggu kegiatan masing-masing individu. Apalagi untuk rekreasi bersama, konkretnya berkaitan dengan masyarakat ruang lingkup rukun wilayah (RW), perencanaan perlu lebih.

Itulah yang dilakukan oleh ibu-ibu anggota PKK – RW 03 Kelurahan Sampangan. Setiap tahun sejak, tujuh tahun lalu merencanakan rekreasi, piknik ke daerah di Jawa Tengah. Prinsipnya tidak jauh dari Semarang, tapi cukup memberi kesegaran, sebagai selingan menjalani rutinitas. Sambil berekreasi, juga untuk menjalin silaturahmi, saling mengenal antara yang muda dengan yang lebih tua, bahkan sesama anak muda yang terbatas pergaulannya.

“Pernah ke Solo, Pekalongan, Tegal, Jepara, dll. Ini tahun ke delapan,” kata Aryani, pengurus PKK yang juga koordinator piknik, di sela perjalanan rekreasi ke Yogyakarta dan daerah sekitarnya. Supaya tidak banyak meninggalkan keluarga, panitia menganjurkan anak-anak, remaja, boleh ikut selama bis cukup dan bayar iuran. Tiga tempat wisata yang dikunjungi Minggu (7/8) adalah Candi Prambanan, HEHA Skyview di Piyungan Gunungkidul dan Malioboro Yogyakarta.

Candi Prambanan
Kompleks Candi Prambanan yang ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata (DTW), tertata rapi dengan penghijauan dan jajanan UMKM harga terjangkau, menimbulkan kesan segar, bersih, cukup memberi kenyamanan pengunjung. Penulis bersyukur pernah melihat arca Roro Jonggrang dan lain-lain bangunan candi beberapa tahun sebelum ada pembatasan pengunjung. Selain candi induk, ada beberapa candi kecil yang bisa dilihat dari kejauhan.

“Makan bakso cukup Rp10.000,- per mangkok. Teh panas ukuran gelas plastik besar Rp 10.000,- ukuran kecil Rp5.000,- bisa diminum di tempat atau dibawa dalam perjalanan.

Penulis yang suka minum teh panas membeli segelas besar sangat terbantu, memberi kenikmatan di dalam bis, meneruskan perjalanan menuju ke Piyungan Kabupaten Gunungkidul mengunjungi HEHA Skyview . Di situ sebagian besar peserta menuju sudut-sudut tertentu yang disediakan oleh pengelola, untuk berfoto ria. Sementara sebagian menuju ke ruangan musik sambil minum kopi atau makanan . Yang mau naik ke panggung menyanyi atau ikut ngibing dengan iringan organ tunggal, sangat dianjurkan oleh si Manis penyanyi yang sangat komunikatif.

Malioboro
Yogyakarta sekarang berbeda dengan beberapa bulan belakangan ini. Di trotoar sepanjang jalan dari stasiun Tugu sampai depan Pasar Bringharjo yang dulu diisi pedagang batik, mainan, makanan dan minuman, dan sebagainya; sekarang nampak kosong. Pemandangan khas Malioboro dulu , hilang. Pedagang “kaki ima” dipindah ke gedung yang sebelumnya merupakan gedung bioskop, berhadapan dengan pasar Bringhardjo. Mall Malioboro, katakanlah begitu. Orang menyebut mall, karena dagangan diatur seperti penataan UMKM di supermarket.

Minggu Penuh
Ngomong-ngomong dengan tukang becak yang banyak mangkal di daerah itu, kalau hari Minggu wisatawan sangat banyak. Terbukti memang, bis pariwisata memenuhi areal parkir dari depan kantor pos, tak jauh dari keraton Yogyakarta, ke timur sampai perempatan ke arah Jalan Gondomanan. Untuk ke Malioboro baru, jaraknya berkisar satu kilometer, naik becak Rp15.000,- sampai Rp20.000,-

“Hari Minggu banyak sekai wisatawan,” kata Pak Becak yang mangkal di depan tak jauh dari Malioboro. Dia mengiyakan, selain hari Minggu wisatawan tidak banyak.

Karena saat datang ke Malioboro sudah maghrib, dan badan capek, saya putuskan segera masuk bis saja Istirahat menunggu rombongan di bis sampai sekitar jam 18.30. . Baru sekali itu rasanya, penulis ke Yogyakarta tidak membeli daster atau celana pendek batik.

Rombongan dengan guide tour Buncis, melanjutkan perjalanan makan malam di Pawon Simbok Klaten, langsung pulang. Sampai Semarang yang sekitar jam 23.30. Berangkat dari depan SMP 13 jam 07.00 (Humaini)

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lomba Perahu Hias Nelayan

Sabtu, 17 September 2022 | 20:52 WIB

Hendi Kawal Penyaluran BLT BBM di Kota Semarang

Rabu, 14 September 2022 | 21:01 WIB
X