• Minggu, 25 September 2022

Bakal Diburu Kejagung ke Singapura, Surya Darmadi alias Apeng Koruptor Lahan Sawit Pulang ke Indonesia Besok

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 19:10 WIB
Prabowo Cerita Alasan Mengapa Dekat Kiai dan Kalangan Nahdliyyin (IST/PR)
Prabowo Cerita Alasan Mengapa Dekat Kiai dan Kalangan Nahdliyyin (IST/PR)

SMOL.ID - Surya Darmadi alias Apeng tersangka dugaan korupsi lahan sawit PT Duta Palma di Kabupaten Indrgiri Hulu dengan kerugian negara senilai Rp78 triliun segera kembali ke Indonesia besok, Senin 15 Agustus 2022.

Surya Darmadi pulang ke Indonesia untuk menjalani proses hukum atas kasus yang menjeratnya yakni korupsi lahan sawit di Indragiri Hulu dengan kerugian mecapai RP78 triliun.

Surya Darmadi buru-buru kembali ke Indonesia, karena saat ini Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut kasus penyerobotan lahan di Riau.

Kejagung akan melacak dan memburu Surya Darmadi ke Singapura, menyusul perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singura telah ditandatangani.

Pengacara Surya Darmadi, Juniver Girsang, meminta agar pencekalan kliennya dicabut. Hal itu guna memudahkan Surya Darmadi kooperatif dalam mengikuti proses hukum.

Baca Juga: KPK Resmi Tahan Satu Tersangka Korupsi Stadion Mandala Krida Yogyakarta Heri Sukamto

"Bahwa oleh karenanya, dengan segala kerendahan hati, kami sebagai pihak yang sudah berupaya meyakinkan Surya Darmadi agar kooperatif mengikuti Indonesia, memohon agar status cekal terhadap saudara Surya Darmadi kiranya dicabut agar beliau tidak terhalang untuk hukum mengikuti proses hukum di KPK dan Kejaksaan," kata Juniver dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 13 Agustus 2022.

Juniver mengatakan pihaknya telah memberikan nasihat kepada Surya Darmadi untuk kooperatif.

"Bahwa untuk menghadapi permasalahan hukum tersebut, kami telah memberikan advis atau nasihat dan pendapat hukum kepada saudara Surya Darmadi untuk mempersiapkan data-data/dokumen yang berisikan fakta hukum agar bisa membela diri," jelasnya..

Kehadiran Surya Damadi penting, karena menurut Juniver untuk memperlurus opini yang timbul di publik.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X