• Sabtu, 10 Desember 2022

Massa Buruh Demo di Depan Kantor Gubernur Jateng, Sampaikan 3 Tuntutan

- Rabu, 21 September 2022 | 23:18 WIB
Massa Buruh Demo di Depan Kantor Gubernur Jateng, Sampaikan 3 Tuntutan (IST)
Massa Buruh Demo di Depan Kantor Gubernur Jateng, Sampaikan 3 Tuntutan (IST)

SMOL.ID - Massa buruh di Semarang menggelar demo menolak harga BBM naik di depan
depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Ada tiga tuntutan yang disampaikan massa buruh. Pertama, meminta pembatalan kenaikan harga BBM bersubsidi, kedua meminta mencabut UU Cipta Kerja, ketiga kenaikan UMK sebesar 13 persen untuk tahun depan.

Kooordinator Lapangan Aksi Luqmanul Hakim mengatakan, buruh mendesak agar pemeritah segera membatalkan kenaikan harga BBM. Sebab, kenaikan harga BBM akan memicu kenaikan harga bahan pangan dan jasa.

Baca Juga: GNPR Bakal Gelar Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Hadirkan Rizieq Shihab

"Hari ini kami lakukan dikarenakan dengan kenaikan BBM tersebut akan memacu kenaikan harga kebutuhan pokok yang saat ini mulai terasa imbasnya," kata Luqmanul Hakim, di lokasi, Rabu 21 September 2022,

"Dengan lonjakan inflasi dan pertumbuhan ekonomi dari dampak kenaikan BBM, kenaikan upah 13 persen adalah paling ideal," lanjutnya.

Karena itu, buruh Semarang mendesak agar UMK 2023 naik mulai 10 hingga 13 persen agar beban hidup tidak terasa berat.

Baca Juga: Buruh Demo di Depan Balai Kota Jakarta, Tolak Harga BBM dan Desak UMP 2023 Naik 13 Persen

Dalam demo itu, perwakilan dari buruh mendapatkan kesempatan audiensi dengan DPRD Jateng yang lokasinya satu kompleks dengan kantor Gubernur Jateng.

Anggota DPRD Jateng berjanji akan menyampaikan tiga tuntutan massa buruh ke Pemerintah pusat dan DPR RI. 

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X