• Rabu, 7 Desember 2022

Respons KPK soal Tambang Emas di Tolikara Milik Gubernur Papua Lukas Enembe

- Senin, 26 September 2022 | 22:34 WIB
Respons KPK soal Tambang Emas di Tolikara Milik Lukas Enembe (IST)
Respons KPK soal Tambang Emas di Tolikara Milik Lukas Enembe (IST)

SMOL.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan pernyataan kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening yang ingin ada pembuktian terbalik tetapi disampaikan terbuka kepada publik.

Pembuktian terbalik disampaikan Stefanus Roy Rening seharusnya tidak dibuka kepada publik tetapi langsung kepada penyidik KPK.

Pembuktian terbalik terkait kepemilikan tambang emas Lukas Enembe di Tolikara dan Mamit sesuai prosedur hukum disampaikan kepada penyidik KPK bukan kepada publik. 

Menurut Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, seharusnya, Stefanus Roy Rening hadir ke KPK dan menyampaikan persoalan itu langsung ke penyidik bukan ke publik.

Baca Juga: Berharap Dibebaskan KPK, Gubernur Papua Lukas Enembe Kini Ngaku Punya Tambang Emas

"Saya ingin sampaikan kepada saudara penasihat hukum, ini yang kami sayangkan, kenapa? Seharusnya sampaikan lah langsung di hadapan tim penyidik KPK," kata Ali Fikri, Senin 26 September 2022.

Ali mengungkapkan, sejatinya proses pembuktian terbalik yang disinggung oleh pihak Lukas Enembe itu hanya bisa disampaikan kepada penegak hukum bukan ke publik dan itu hal yang sangat disayangkan.

"Kalau memang ingin sebagai pembuktian terbalik, itu sampaikan kepada penegak hukum, jadi bukan di ruang-ruang publik," ucap Ali.

Senin 26 September 2022, harusnya Lukas Enembe menjalani pemeriksaan panggilan kedua. Tetapi baik tersangka maupun kuasa hukum tidak hadir tetapi memberikan menyampaikan konferensi pers di luar.

"Penasihat hukumnya membangun narasi dan opini di luar," ujar Ali Fikri.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X