• Rabu, 7 Desember 2022

Ipda Arsyad Saksi Pertama Datang ke TKP Usai Brigadir J Dibunuh Disanksi Penurunan Jabatan 3 Tahun

- Selasa, 27 September 2022 | 15:14 WIB
Ipda Arsyad Saksi Pertama Datang ke TKP Usai Brigadir J Dibunuh Disanksi Penurunan Jabatan 3 Tahun (Ilustrasi)
Ipda Arsyad Saksi Pertama Datang ke TKP Usai Brigadir J Dibunuh Disanksi Penurunan Jabatan 3 Tahun (Ilustrasi)

SMOL.ID - Mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Arsyad Daiva Gunawan dijatuhi sanksi demosi atau penurunan jabatan selama tiga tahun.

Sanksi itu dijatuhkan kepada Ipda Arsyah Daiva Gunawan karena terbukti tidak profesioal dalam menangani kasus pembunuhan Brigadir J.

Terlebih, Ipda Arsyah adalah orang pertama yang datang ke TKP usai pembunuhan Brigadir J terjadi.

Komisi Kode Etik Polri (KKEP), menemukan bukti ketidakprofesionalan Ipda Arsyah Daiva Gunawan dalam menangani kasus pembunuhan Brigadir J.

"Adapun sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama tiga tahun semenjak dimutasi kan ke Yanma Polri," kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Nurul Azizah kepada wartawan, Selasa 27 September 2022.

Baca Juga: Sidang Etik Ipda Arsyad Orang Pertama Tiba di TKP Usai Brigadir J Dibunuh Ditunda

Atas keputusan tersebut, Ipda Arsyad Daiva Gunawan tidak menyatakan banding.

Sidang KKEP kali ini dipimpin ketua komisi sidang, Kombes Rachmat Pamudji dan Kombes Sakeus Ginting selaku wakil ketua komisi sidang dan Kombes Pitra Andreas Ratulangi selaku anggota komisi sidang.

Ada enam saksi yang dihadirkan dalam sidang tersebut yakni AKBP AR, AKBP RS, Kompol AS, Kompol IR, AKP RS, dan Briptu RRM," katanya.

Dalam sidang itu, Ipda Arsyad terbukti melakukan perbuatan yang tidak profesional di dalam melaksanakan tugas.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X