Hingga Agustus, Bank Jateng Karanganyar Raih Laba Rp 48,5 Miliar

- Rabu, 28 September 2022 | 11:09 WIB
Bupati Juliyatmono menerima CSR Bank Jateng dari Direktur Bisnis dan UMKM Irianto Harko Saputro.
Bupati Juliyatmono menerima CSR Bank Jateng dari Direktur Bisnis dan UMKM Irianto Harko Saputro.

SMOL.ID – Hingga Agustus 2022 Bank Jateng Karanganyar sudah membukukan laba usaha sebesar Rp 48,5 miliar, dengan total aset Rp 1,529 triliun, dana pihak ketiga Rp 1,156 triliun dan kredit yang disalurkan 1,099 triliun.

‘’Data itu menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat Karanganyar kepada Bank Jateng sebagai banknya rakyat Jawa Tengah. Dan konsekuensinya, bank memang terus berupaya membangkitkan perekonomian rakyat Jateng, agar usai pandemi covid dan kenaikan BBM ini bisa tetap survive dan bangkit,’’ kata Irianto Harko Saputro, Direktur Bisnis, Dana dan Jasa dan UMKM Bank Jateng saat meresmikan relokasi kantor cabang pembantu Jatipuro.

Informasi yang diperoleh smol.id, semua kantor cabang pembantu Bank Jateng yang dulu dipesan Bupati Rina Iriani, agar tetap menguasai empat kiblat lima pancer di seluruh Karanganyar, akan diupayakan menempati kantor milik sendiri. Saat ini hampir tuntas semua kantor capem menempati milik sendiri, termasuk Jatipuro, kemudian giliran Palur dan Gondangrejo.

Baca Juga: Kenalkan Kredit Lapak Pada Pedagang Pasar, Bank Jateng Tawarkan Kredit Bunga Rendah

Harus diakui, pandemi covid yang sebetulnya masalah kesehatan itu tetap berdampak pada sektor ekonomi nasional. Karena itu bank sebagai salah satu elemen yang bertugas membangkitkan ekonomi, segmen usaha UMKM harus berupaya keras agar secepatnya masyarakat pulih.

Didampingi Pemimpin Cabang Bank Jateng Sigit Nurbiyanto, peresmian kantor capem Jatipuro dilakukan oleh Bupati Juliyatmono yang sekaligus menerima dana CSR (corporate social responsibility) sebesar Rp 1 miliar untuk diperbantukan kepada masyarakat.

Terkait dengan peran bank untuk membangkitkan ekonomi rakyat, Bank Jateng terus berupaya mngucurkan kredit berbunga sangat murah, yang tidak memberatkan masyarakat, dan menyentuh pelaku terbawah seperti pedagang p[asar, pelaku UMKM, start up yang memulai usaha, dan terus mendorong masyarakat berinovasi usaha.

Baca Juga: Dukung Program Pembangunan Pemerintah, Bank Jateng Beri Ambulance Melalui Bupati Klaten

Ada kredit lapak yang berbunga 2 persen, MJ25 yang hanya mengenakan bunga 3 persen tanpa agunan, ada kredit milenial, yang semuanya tanpa biaya administrasi, alias kredit diterima utuh untuk kwpentingan pelaku usaha UMKM.

Selain itu Bank Jateng juga berupaya memberikan kemudahan dengan transaksi digital, e-banking, kerjasama host to host dengan PDAM, RSUD, penerimaan bayaran PBB dan lainnya. Semua agar masyarakat mudah.(joko dh)

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X