• Rabu, 30 November 2022

Kabag Ops Polres Malang Tahu Aturan FIFA Tapi Abai Saat Brimob Semprotkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 23:16 WIB
Kabag Ops Polres Malang Tahu Aturan FIFA Tapi Abai Saat Brimob Semprotkan Gas Air Mata di Stadion
Kabag Ops Polres Malang Tahu Aturan FIFA Tapi Abai Saat Brimob Semprotkan Gas Air Mata di Stadion

SMOL.ID - Penembakan gas air mata disebut sebagai biang keroknya tragedi Kanjuruhan terjadi.

Gara-gara tembakan gas air mata, massa kocar-kacir berniat menyelamatkan diri keluar dari stadion.

Celakanya, pintu keluar stadion ada yang masih dikunci ada pula yang dibuka tapi setengah.

Akibatnya massa berdesak-desakan, terjatuh dan terinjak-injak. Terjadilah asfiksia dan berakhir dengan kematian.

Baca Juga: Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Paling Banyak Karena Asfiksia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan ada tiga polisi ditetapkan sebagai tersangka terkait tembakan gas air mata.

Salah satu yang ditetapkan tersangka adalah Kabag Ops Polres Malang Wahyu S. Wahyu disebut mengetahui terkait adanya aturan FIFA tentang penggunaan gas air mata tapi tidak mencegah atau melarang pemakaian gas air mata.

Selain itu, Danki Brimob Polda Jatim berinisial H menjadi tersangka. Dia memerintahkan anggotanya menembakkan gas air mata di Stadion Kanjuruhan.

"Kemudian Saudara H Brimob Polda yang bersangkutan memerintahkan anggotanya untuk melakukan penembakan gas air mata," ungkap Kapolri Sigit, dalam konferensi pers Kamis 6 Oktober 2022.

Baca Juga: Ini Alasan Kapolri Tetapkan Dirut PT LIB Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6O Perempuan Raih 'Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2022'

Selasa, 29 November 2022 | 14:45 WIB

Menyoal Pro-Kontra RUU Kesehatan Omnibus Law

Senin, 28 November 2022 | 21:04 WIB
X