• Sabtu, 10 Desember 2022

Menangis Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris: Saya Siap, Ikhlas dan Rida

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 17:03 WIB
Menangis Dijadikan Tersangka Tragedi Kanjuruhan Abdul Haris: Saya Siap, Ikhlas dan Rida (Arema FC)
Menangis Dijadikan Tersangka Tragedi Kanjuruhan Abdul Haris: Saya Siap, Ikhlas dan Rida (Arema FC)

SMOL.ID - Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris menangis saat mendengar dirinya jadi tersangka tragedi Kanjuruhan.

Menurut Abdul Haris menjadi Ketua Panpel bukan atas keinginan pribadinya tetapi permintaan suporter Aremania dan Arema FC.

"Saya jadi panpel itu karena panggilan jiwa. Saya diminta Aremania, saya diminta oleh manajemen (jadi panpel)," tuturnya sambil menangis, Jumat 7 Oktober 2022.

Namun, apabila kemudian ia harus bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan dengan ditetapkan sebagai tersangka, maka siap menerima, ikhlas dan rida.

Baca Juga: TGIPF Segera Gali Penyakit PSSI Buntut Tragedi Kanjuruhan

"Kalau saya dijadikan tersangka, saya siap menerima, saya ikhlas dan saya rida," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan 6 orang ditetapkan sebagai tersangka tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Salah satunya Ketua Panpel Abadul Haris.

Abdul haris jadi tersangka karena dianggap melakukan kelalaian. Tiket pertandingan dijual lebih banyak dari yang seharusnya. Selain itu tidak menyiapkan rencana darurat.

Baca Juga: 20 Anggota Polres Malang dan Brimob Polda Jatim Langgar Etik Terkait Tragedi Kanjuruhan

"Ditemukan fakta juga, penonton yang kemarin datang hampir 42 ribu pada saat kita dalami dari panitia penyelenggara tidak menyiapkan rencana darurat untuk menangani situasi-situasi khusus. Kemudian mengabaikan permintaan dari pihak keamanan dengan kondisi dan kapasitas stadion yang ada, terjadi penjualan tiket melebihi kapasitas. Dari 38 ribu dijual 42 ribu tiket," ujar Kapolri.***

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X