• Rabu, 7 Desember 2022

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan AKBP Bambang Kayun Tersangka Suap dan Gratifikasi

- Kamis, 24 November 2022 | 06:56 WIB
KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan AKBP Bambang Kayun Tersangka Suap dan Gratifikasi (IST)
KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan AKBP Bambang Kayun Tersangka Suap dan Gratifikasi (IST)

SMOL.ID - Anggota divisi hukum Mabes Polri AKBP Bambang Kayun Bagus Panj menggugat praperadilan atas penetapan tersangka dirinya dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di PT ACM oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bambang Kayun Bagus tak terima dirinya dijadikan tersangka kasus suap dan gratifikasi oleh KPK dan memilih mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Bambang Kayun Bagus berdalih dirinya tidak pernah menerima suap dan gratifikasi dalam penanganan perkara seperti dituduhkan oleh KPK .  Itulah yang menjadikan dasar dirinya memilih mengajukan gugata praperadilan ke PN Jaksel.

Menyikapi hal itu KPK menyatakan mempersilakan yang bersangkutan untuk mengambil langkah hukum seperti misalnya praperadilan karena merupakan hak tersangka.

Baca Juga: KPK Tetapkan Anggota Polisi AKBP Bambang Kayun sebagai Tersangka Suap Penanganan Kasus PT ACM

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya memastikan penyidik telah bekerja sesuai aturan hukum

KPK dipastikan akan hadir menghadapi  sidang gugatan yang akan digelar 5 Desember mendatang. KPK menyiapkan tanggapan dan jawaban serta akan membuktikan penetapan Bambang Kayun sebagai tersangka telah sesuai prosedur dan bukti-bukti yang kuat.

Ditegaskan Ali, KPK dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka berdasarkan alat bukti yang cukup, termasuk dalam menetapkan Bambang Kayun tersangka.

"KPK menetapkan seseorang sebagai tersangka tentu setelah sebelumnya memiliki alat bukti yang cukup. Demikian pula pada proses mekanisme penetapan tersangkanya juga kami perhatikan betul ketentuan hukum yang mengaturnya" jelas Ali.

Praperadilan merupakan ranah untuk membuktikan pengujian dan kontrol terhadap proses penanganan perkara oleh penegak hukum.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X