Polisi Ungkap Motif Anak Racuni Ayah, Ibu dan Kakak Kandung Sendiri Hingga Tewas di Mertoyudan Magelang

- Selasa, 29 November 2022 | 12:29 WIB
Polisi Ungkap Motif Anak Racuni Ayah, Ibu dan Kakak Kandung Sendiri  Hingga Tewas di Mertoyudan Magelang (IST)
Polisi Ungkap Motif Anak Racuni Ayah, Ibu dan Kakak Kandung Sendiri Hingga Tewas di Mertoyudan Magelang (IST)

SMOL.ID - Motif pembunuhan terhadap ayah, ibu dan kakak kandung di Desa Prajenan, Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah (Jateng) dengan cara mencampur minuman dengan racun terungkap.

Polresta Magelang mengungkap motif atau latar belakang  seorang anak tega membunuh ayah, ibu dan kakak kandung sendiri dengan cara mencampur racun dengan minuman.

Dalam pemeriksaan polisi, DD (22) mengakui telah  membunuh ayah, ibu dan kakak kandung sendiri dengan cara mencampur minuman dengan racun.

Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku ia nekat membunuh lantaran, merasa sakit hati karena dibebani kebutuhan hidup keluarga.

Baca Juga: Jika Pembunuhan Wanita Hamil Terbukti, ERW Terancam DO dari UNS

Sebab, sejak ayahnya pensiun dan sakit-sakitan, ia dibebani kebutuhan sehari-hari keluarga. Sedangkan sang kakak Dea Karunisa tidak terlalu dibebani.

"Motifnya adalah sakit hati. Sakit hati karena bapak terduga pelaku dua bulan lalu baru saja pensiun dan kebutuhan untuk rumah tangga cukup tinggi karena orang tua memiliki penyakit, untuk biaya pengobatan," ungkap Kapolresta, Selasa, 29 November 2022.

Padahal, DD ini tidak bekerja, tetapi dibebani kebutuhan sehari-hari. Tetapi itu berdasarkan keterangan dari pelaku. S

Sedangkan, sang kakak Dea Karunisa sudah bekerja meski tenaga kontrak tidak mendapatkan beban yang sama.

Jadi atas dasar itu, muncullah niat dari pelaku untuk menghabisi ayah, ibu dan kakak kandung sendiri dengan cara mencampur minuman dengan racun.

Baca Juga: Sadis! Wanita Hamil Ngambang di Pantai Ngrawe Gunungkidul Teryata Korban Pembunuhan Mahasiswa UNS

"Muncul niat untuk menghabisi orang tua dan kakak kandung, sakit hati karena diberi beban untuk beri beban keluarga sehari-hari dan biaya obat," jelas Kapolresta.

Mengenai kemungkinan adanya utang masih didalami pelaku.

Sebelumnya, tiga orang ditemukan di Desa Prajenan, Mertoyudan, Magelang. Hasil autopsi ketiganya tewas diracun.

Direskrimum Polda Jateng Kombes Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan, pelaku ditetapkan seagai tersangka pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.***

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Jateng Dukung MBKM, Kerjasama UTY dan Dudika

Rabu, 8 Februari 2023 | 16:13 WIB

Pemda DIY Selalu Berupaya PKL Naik Kelas

Selasa, 7 Februari 2023 | 21:50 WIB

MoU Optimalisasi Layanan Hukum Diteken

Selasa, 7 Februari 2023 | 17:13 WIB

Batik Lukis Wajah Akhyar Muzaki yang Melegenda

Selasa, 7 Februari 2023 | 15:05 WIB

PBB Tak Terbayar, Setahun Capai Rp 4-5 Miliar

Selasa, 7 Februari 2023 | 14:59 WIB
X