KPK Jadikan Banyubiru Desa Antikorupsi, Ganjar: Desa yang Lain Bisa Replikasi

- Selasa, 29 November 2022 | 14:56 WIB
KPK Jadikan Banyubiru Desa Antikorupsi, Ganjar: Desa yang Lain Bisa Replikasi.
KPK Jadikan Banyubiru Desa Antikorupsi, Ganjar: Desa yang Lain Bisa Replikasi.

SMOL.ID - Komitmen Jawa Tengah mewujudkan budaya antikorupsi terus didorong. Gubernur Ganjar Pranowo berharap semangat antikorupsi bisa terus menggema dan dimulai dari tingkat desa.

Hal itu diungkapkan Ganjar usai menghadiri Peluncuran Desa Antikorupsi tahun 2022, di Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang, Selasa (29/11). Komitmen ini dimulai sejak acara pembentukan di Gowa, Sulawesi Selatan awal Juni lalu.

“Ini bukan cerita sulit karena kita punya kewenangan kata Pak Firli,” ucap Ganjar dalam konferensi pers bersama Ketua KPK Komjen (Purn) Firli Bahuri usai acara.

Ganjar mengatakan, untuk mewujudkan budaya antikorupsi hanya butuh kemauan untuk melaksanakan. Maka usai acara di Gowa, Ganjar langsung menginstruksikan Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) terkait untuk bergerak.

“Saya perintahkan aja Inspektorat sama Dispermasdes bikin satu kabupaten satu dan kita sudah punya 29 sekarang ongoing semua dalam penilaian dan alhamdulillah ada benchmark-nya yaitu Desa Banyubiru,” kata Ganjar.

Baca Juga: Ultah ke 39, Slank Undang Ganjar di Konser Smile Indonesia

Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang menjadi desa dengan kategori istimewa dengan nilai terbaik di antara sepuluh Desa Antikorupsi lainnya. Ia berharap hasil penilaian dari Desa Banyubiru bisa direplikasi ke 7.809 desa di Jawa Tengah.

“Kita tinggal replikasi, kalau kemudian contoh itu sudah ada ukurannya sudah ada maka tinggal satu lagi, diperintahkan seluruh desa untuk melakukan Program Desa Antikorupsi dengan melihat segala indikator yang ada itu,” ujarnya.

Ganjar mengatakan, pelaksanaan program ini tidak akan sulit karena kepala daerah khususnya bupati bisa mendorong itu dengan melihat contoh yang sudah ada.

“Guidance-nya sudah jelas. Jadi ini bukan cerita sulit, hanya butuh satu aja; mau atau tidak melakukan,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Jateng Dukung MBKM, Kerjasama UTY dan Dudika

Rabu, 8 Februari 2023 | 16:13 WIB

Pemda DIY Selalu Berupaya PKL Naik Kelas

Selasa, 7 Februari 2023 | 21:50 WIB

MoU Optimalisasi Layanan Hukum Diteken

Selasa, 7 Februari 2023 | 17:13 WIB

Batik Lukis Wajah Akhyar Muzaki yang Melegenda

Selasa, 7 Februari 2023 | 15:05 WIB

PBB Tak Terbayar, Setahun Capai Rp 4-5 Miliar

Selasa, 7 Februari 2023 | 14:59 WIB
X