10 Poin Nota Pembelaan Ferdy Sambo, salah satunya Sudah Dipecat dan Kehilangan Sumber Penghidupan

- Rabu, 25 Januari 2023 | 05:40 WIB
10 Poin Nota Pembelaan Ferdy Sambo, salah satunya Sudah Dipecat dan Kehilangan Sumber Penghidupan (IST)
10 Poin Nota Pembelaan Ferdy Sambo, salah satunya Sudah Dipecat dan Kehilangan Sumber Penghidupan (IST)

SMOL.ID - Eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo menyampaikan nota pembelaan atau pledoi atas tuntutan penjara seumur hidup dalam perkara pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Setidaknya ada 10 poin di nota pembelaan atau pleodi yang disampaikan Ferdy Sambo dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) Selasa 24 Januari 2023, kemarin.

Dari 10 poin yang disampaikan dalam nota pembelaan atau pledoi, di antaranya soal dirinya telah mengabdi kepala Polri selama 28 tahun dan telah dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama.

Ferdy Sambo juga menyebut mendapatkan 6 pin emas dari Kapolri atas pengungkapan kasus. Ferdy Sambo juga mengatakan telah dipecat sehingga kehilangan sumber penghidupan.

Baca Juga: Kecewa Kuat dan Ricky Rizal Dituntut Hanya 8 Tahun Penjara, Keluarga Harap Ferdy Sambo Dihukum Mati

"Selanjutnya melalui pembelaan ini, saya memohon kepada Majelis Hakim yang mulia berkenan memberikan keputusan yang adil berdasarkan hukum dan penilaian objektif atas fakta dan bukti yang telah dihadirkan di persidangan ini," ujar Ferdy Sambo di PN Jaksel.

Berikut 10 poin pembelaan Ferdy Sambo yang disampaikan di sidang pledoi:

1. Tidak pernah merencanakan pembunuhan tapi spontan

Ferdy Sambo menegaskan dirinya tidak merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J atau Yosua, tetapi spontan setelah mendapatkan cerita mengenai pemerkosaan terhadap istri.

Ferdy Sambo mengatakan, sejak awal tidak merencanakan pembunuhan terhadap korban Yosua karena peristiwa tersebut terjadi begitu singkat dan diliputi emosi mengingat hancurnya martabat dirinya, juga istrinya yang telah menjadi korban perkosaan.

2. Mengakui perbuatan sesuai fakta

Ferdy Sambo mengatakan telah mengakui perbuatannya sesuai fakta dengan meminta terdakwa lain untuk mengungka yang sebenarnya.

Menurut Ferdy Samo selama dalam pemeriksaan dirinya berusaha mengaku dan berupaya untuk menyajikan semua fakta yang dia ketahui, termasuk mendorong saksi atau terdakwa lain saat pemeriksaan oleh Patsus.

3. Mengakui tidak ada tembak menembak

Ferdy Sambo mengakui bahwa tembak menembak di Kompleks Polri Duren Tiga No 46 tidak benar.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HCB Deklarasi Maju Caketum PWI 2023 di Arena HPN

Rabu, 8 Februari 2023 | 16:11 WIB
X