• Minggu, 29 Januari 2023

Pemuka Agama Sebaiknya Tidak Mendukung Salah Satu Paslon

- Rabu, 25 Januari 2023 | 15:11 WIB
Vikaris Jenderal (Vikep) Yogyakarta Timur, Romo Adrianus Maradiyo Pr di Gereja HKBP Kotabaru, Yogyakarta. (Foto : Smol.id/dok)
Vikaris Jenderal (Vikep) Yogyakarta Timur, Romo Adrianus Maradiyo Pr di Gereja HKBP Kotabaru, Yogyakarta. (Foto : Smol.id/dok)

SMOL.ID - Tempat ibadah tidak untuk berpolitik praktis. Untuk itu, para pastor dan juga pendeta diharapkan, menjelang pesta demokrasi tidak mendukung salah satu pasangan calon (Paslon) peserta Pemilu 2024 mendatang.

Vikaris Jenderal (Vikep) Yogyakarta Timur, Romo Adrianus Maradiyo Pr menyampaikan itu di Gereja HKBP Kotabaru, Yogyakarta, Selasa (24/1) malam.

Lebih lanjut Romo Adrianus Maradiyo mengatakan, para romo hendaknya tidak mendukung salah satu paslon. Pendeta juga diharapkan, sama supaya umat tidak terpecah.

''Kami mohon Romo dan Pendeta, tidak mendukung Paslon," ujar Romo Maradiyo dalam acara penutupan pekan doa sedunia 2023 di Gereja HKBP Kotabaru Yogyakarta.

Ibadah pekan doa sedunia mengusung tema "Belajarlah Berbuat Baik dan Usahakanlah Keadilan. Acara diikuti sekitar 500 umat kristiani di DIY, hadir pula para biarawati, suster dan bruder.

Romo Maradiyo menganggap beda pilihan adalah hal yang wajar. Namun tidak menjadikan  perpecahan antarumat sendiri.
 "Jangan sampai terjadi perpecahan di antara kita," pesan Imam Projo KAS itu.

Dia berharap dalam pesta demokrasi nanti umat kristiani mampu mewujudkan Indonesia damai. ''Semoga kita semakin beriman, sejahtera dan kian bermartabat. (Rangga Permana).*

Editor: Salman Al Farisi

Artikel Terkait

Terkini

Bulan Depan DIY Mulai Panen Raya Padi

Jumat, 27 Januari 2023 | 20:00 WIB

Pencemaran Makanan Mempengaruhi Pertumbuhan Anak

Jumat, 27 Januari 2023 | 19:59 WIB

Soal Sekda Pengganti Sutarno, Ada di Tangan Bupati

Jumat, 27 Januari 2023 | 14:07 WIB
X