• Sabtu, 22 Januari 2022

PPKM Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 di Bantul

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:12 WIB
PPKM Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 di Bantul (ANTARA/Hery Sidik)
PPKM Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 di Bantul (ANTARA/Hery Sidik)

SMOL.ID - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengemukakan bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 efektif menekan angka kasus Covid-19 di wilayahnya.

"PPKM efektif menurunkan kasus, karena masyarakat (jadi) taat pada prokes (protokol kesehatan)," katanya di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa.

Menurut data Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Bantul, jumlah pasien Covid-19 yang masih menjalani isolasi pada 4 Agustus 2021 mencapai 14 ribuan orang namun pada 23 Agustus 2021 jumlahnya sudah turun menjadi 3.656 orang.

Baca Juga: Resep Menu Diet Vegan, Tofu Katsu Curry Enak

Bupati mengatakan bahwa pemerintah daerah menjalankan PPKM dan memperpanjang penerapan kebijakan itu beberapa kali guna mengendalikan penularan Covid-19.

"Asal ini terus menerus kita pertahankan, kemudian protokol kesehatan kita pertahankan, maka pandemi akan terkendali," katanya.

Bupati mengatakan, upaya percepatan peningkatan cakupan vaksinasi juga berkontribusi pada penurunan angka kasus penularan Covid-19.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Ini Tips Agar Make Up Tahan Lama Seharian dengan Masker

"Vaksinasi masif kita lakukan, sehingga terbentuk imunitas kelompok yang kuat. Tentunya ini lebih menjamin perlindungan terhadap masyarakat," katanya.

Bupati kembali menekankan pentingnya disiplin warga dalam menjalankan pola hidup bersih dan sehat serta protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas) dalam upaya pengendalian COVID-19.

Data Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Bantul pada Senin (23/8) menunjukkan, jumlah akumulatif warga yang terserang Covid-19 di Bantul seluruhnya 52.953 orang dengan jumlah pasien yang sudah sembuh 47.911 orang, pasien yang meninggal dunia 1.386 orang, dan pasien yang masih menjalani isolasi 3.656 orang.***

Editor: Muhammad Bahy Fauzan

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X