• Minggu, 17 Oktober 2021

Prihanto Ingin Memberi Pelajaran ke Tim Persika Agar Siap Main Cuaca Panas

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:03 WIB
Tim Persika dan PSIS sebelum bertanding di Stadion Citarum.
Tim Persika dan PSIS sebelum bertanding di Stadion Citarum.

SMOL.ID – Manajer tim Persika Prihanto ingin memberi pelajaran ke tim bermain di tengah cuaca panas. Nanti di putaran Liga 3 di Magelang, akan digelar pertandingan sehari tiga kali. Karena itu sangat mungkin tim Persika kebagian bertanding jam 14.00.

‘’Karena itu bertanding di Semarang ini saya ingin memberi pengalaman bertanding di saat cuaca panas. Jadi soal kalah menang itu bukan tujuan utama. Syukur-syukur menang. Itu artinya kita bisa menguasai emosi meski kalah duluan,’’ kata dia usai pertandingan Persika melawan PSIS U-18 di stadion Citarum, Rabu (13/10).

Dia mengatakan menurunkan hampir semua kekuatan Persika. Di babak pertama dimainkan pemain lapis dua. Dan ternyata keteteran, dan kalah 2-1 di babak pertama. Kemudian di babak kedua mulai menurunkan sebagian pemain inti.

Baca Juga: UPDATE! Ranking BWF Pemain Indonesia dalam Ajang Thomas Cup 2020

Hasilnya daya dobrak mulai naik meski belum optimal. Dan di babak ketiga di 30 menit ketiga sesuai perjanjian dengan PSIS untuk bertanding 3x30 menit, semua pemain inti sudah turun termasuk kiper Bagus Jiwo yang diturunkan di babak kedua pertengahan semakin membuat tim Persika di atas angin.

Karena itu tujuan Prihanto memberikan pengalaman bertanding semua tim terpenuhi. Bermain di Kendal besok juga dengan cuaca panas pinggiran kota pantura sehingga meski jam biasa tapi masih panas. Sama seperti main di Pemalang dan Pekalongan dulu.

Pelatih PSIS Gusnul Yakin saat ditanya evaluasi permainan Persika tidak mau berkomentar. Namun dia setuju permainannya di atas anak asuhnya. Justru karena itu dia melihat permainan anak-anak PSIS U-18 sudah berkembang.

Dia melihat pemainnya memiliki serangan cukup cepat sehingga babak pertama bisa menang dan itu artinya anak asuhnya cukup bisa mengimbangi meski Persika menurunkan pemain senior. Terlepas pemain lapis dua. Namun memang ada kelemahan pemain PSIS saat diforsir main tiga kali. Artinya staminanya perlu pembenahan. Tapi secara umum sudah bagus.

Baca Juga: Warganet Gempar, Adele Sukses Turunkan Berat Badan 45 Kg

Terhadap permainan Persika dia melihat karena masih bisa dibobol artinya pertahanannya masih perlu diperketat sampai rapat dan pemain belakang harus disiplin. Itu saja evaluasi untuk Persika yang dia lihat. Saat anak buahnya kelelahan, Persika tampil full tim sehingga anak asuhnya kalah.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E Seri ke- 8 2022

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 08:00 WIB
X