• Selasa, 5 Juli 2022

Membawa Restu Ibu Masing-masing, Permain Persika Berangkat Ke Temanggung, Pertandingan Babak 10 Besar

- Jumat, 19 November 2021 | 18:30 WIB
Manajer tim Prihanto dan pelatih Benny AW.
Manajer tim Prihanto dan pelatih Benny AW.

SMOL.ID – Dengan membawa restu ibu masing-masing, pemain Persika Sabtu besok jam 09.00 berangkat ke Temanggung menghadapi putaran lanjutan babak 10 besar liga 3 nasional zona Jateng. Semua pemain Persika memang dipulangkan sejak kemarin, dan diperintahkan untuk meminta restu ibunya masing-masing.

‘’Ini wajib. Setelah kita teter dengan berbagai latihan dari pagi, jeda sebentar dan berlatih lagi di siang terik jam 13.00, pemain diminta berlatih keras. Sebab Persika kebagian main pertama jam 13.00 di Stadion Bhumipala Temanggung. Karena itu sejak dini sudah dibiasakan bermain siang,’’ kata manajer Persika Prihanto didampingi pelatih Benny Andriawan Wahyudi, Jumat sore (19/11).

Persika akan bertanding pertama melawan Persak Kebumen. Lawan yang pernah dihadapinya di babak penyisihan grup. Secara kasat mata, kekuatan semua tim di liga 3 ini sama, tidak ada yang bagus sekali, tidak ada yang jelek sekali.

Baca Juga: Persika di Grup Berat, Ini Profil Calon Musuhnya di Babak 10 Besar

Pelatih sudah mempelajari semua rekaman pertandingan lawan, mulai PSIR, PSISa Salatiga, PSIP Pemalang dan Persak Kebumen yang pernah dihadapi. Karena itu semua persiapan perbaikan pola main tim menghadapi lawan sudah dipersiapkan.

Terhadap tim yang dinilai berat, Prihanto secara berkelakar mengatakan, justru Persika yang dianggap lawan paling berat. Sebab semua tim kini ribut menambah pemain bintang, berarti mereka tidak percaya timnya sendiri dan menganggap timnya perlu dilapis pemain top.

Sebaliknya Persika justru tidak menambah pemain, artinya dengan pemain lokal yang ada, kekuatannya sudah bagus dan tinggal polesannya yang ditambh. Sehingga secara permainan tim, Persika lebih matang tidak perlu penyesuaian karena tambahan pemain baru.

Terhadap upaya lawan menambah pemain bintang, Prihanto mengatakan, belum tentu pe,main bintang itu akan padu. Bisa jadi pemain itu malah memunculkan iri sesama pemain. Pelatih Benny menambahkan, sepakbola ini juga butuh keterpaduan, chemistry, pertemanan, sehingga tidak bisa satu pemain dianggap menonjol.

Tentang hilangnya pemain pendobrak Ferry Ikhsan Aulia atau sering dipanggil Messy, Prihanto mengaku itu justru kelebihan Persika. Karena selama ini semua tim terfokus padanya, dan saat ini dia tidak bisa main karena akumulasi kartu kuning. Sehingga lawan akan menebak-nebak, siapa pengganti Messy.

Baca Juga: Ini Aturan Head to Head yang Menjadikan Persika Lolos 10 Besar Meski Kalah Selisih Gol

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X