• Minggu, 5 Desember 2021

Kalah dari PSISa 0-1, Harapan Persika ke Empat Besar Terkubur

- Kamis, 25 November 2021 | 19:13 WIB
Pertandingan Persika melawan PSISa Salatiga di Stadion Bumiphala Temanggung.
Pertandingan Persika melawan PSISa Salatiga di Stadion Bumiphala Temanggung.

SMOL.ID – Berangkat dengan perasaan optimis lolos ke empat besar, namun langkah Persika Karanganyar harus terhenti setelah kalah dari PSISa Salatiga 0-1. Dengan begitu Persika kalah dua kali dan baru sekali seri melawan Persak Kebumen. Kemudian kalah melawan PSIP dan PSISa.

Persika masih menyisakan sekali pertandingan melawan PSIR Rembang, namun menang berapapun Persika harus mengubur harapannya maju ke babak empat besar Jateng karena pertandingan itu tidak berpengaruh apapun.

‘’Ya. Persika memang gagal masuk empat besar, namun bagi kami tim ini tetap pahlawan. Tertidur 15 tahun, sekali bangun langsung masuk 10 besar. Itu luar biasa, dan menjadi kado terindah bagi hari jadi Karanganyar ke-104 pada waktu penentuan dulu. Karena itu bagaimanapun kami bangga,’’ kata manajer Prihanto, Kamis (25/11).

Baca Juga: Persika Karanganyar Telan Kekalahan, Dihajar PSIP Pemalang 2-0

Hal yang sama dikemukakan pelatih Benny Kingkong yang tetap salut pada kekompakan timnya. Tim yang terdiri dari anak-anak lokal Karanganyar. Dia bersikeras tidak menambah pemain meski peluang itu ada, karena ingin tetap membangun spirit mereka.

Dalam pertandingan yang diguyur hujan dan kondisi lapangan becek itu, permainan Persika memang tidak berkembang. Begitupun lawan. Namun Persika masih mengimbangi permainan lawan sampai babak pertama usai.

Baru setelah babak kedua, secara tak terduga kemelut di depan gawang Persika berhasil dimanfaatkan pemain Salatiga, dan terjadi gol. Serasa gol itu begitu menghentakkan sehingga praktis membuat daya juang pemain kendor. Meski biasanya setelah kemasukan, semangat Persika bangkit, namun kali itu tidak.

Baca Juga: Persika Berbagi Point dengan Persak Kebumen di Pertandingan Pertama Babak 10 Besar

Sampai babak kedua selesai 90 menit, hasil pertandingan tidak berubah. Dan usai pertandingan, satu persatu dengan lunglai mereka keluar pertandingan.

Justru Prihanto dan Benny Andriawan Wahyudi yang mencoba menghibur pemain. Perjuangan kalian sudah hebat. Tak perlu disesali.

Halaman:

Editor: Salman Al Farisi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X