• Sabtu, 22 Januari 2022

Bamsoet dan Sean Kecelakaan di Kejurnas Sprint Rally di Sirkuit Meikarta, Ini Penyebabnya

- Senin, 29 November 2021 | 10:56 WIB
Sean Gelael menjelaskan lewat telemetri soal kecepatan mobil  saat kecelakaan di SS2 relatif sama dengan shakedown maupun SS1 Kejurnas Sprint Rally Meikarta, (Foto Antara)
Sean Gelael menjelaskan lewat telemetri soal kecepatan mobil saat kecelakaan di SS2 relatif sama dengan shakedown maupun SS1 Kejurnas Sprint Rally Meikarta, (Foto Antara)

SMOL.ID - Ketua Ikatan Motor Indonesia Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Sean Gelael mengalami kecelakaan saat mengikuti Kejurnas Sprint Rally di Sirkuit Meikarta.

Bamsoet sebagai navigator, sedang Sean sebagai pengemudi dalam Kejurnas Sprint Raly itu. Beruntung keduanya selamat tanpa cedera meski mobil jenis Citroen yang mereka tumpangi rusak cukup parah.

Apa penyebab kecelakaan itu terjadi saat, berikut ini penjelasan Sean Gelael.

Pembalap tim jagonya ayam, Sean Gelael menyampaikan penyebab kecelakaan pada SS2 Kejurnas Sprint Rally di Meikarta, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 27 November lalu itu.

Baca Juga: Video Bamsoet dan Sean Kecelakaan saat Kejurnas Sprint Rally di Sirkuit Meikarta Viral di Medsos

Sean Gelael membuka data yang ada di dalam kendaraan Citroen C3 R5 baik data telemetri dan memutar ulang semua video yang ada meski. Ia mengatakan menjadi pebalap itu memiliki risiko yang besar.

"Sebelum buka telemetri saya menyangka melaju lebih cepat dari sebelumnya, tapi ternyata tidak. Saat shakedown hari Jumat yang kering saya melaju 110 km/jam di tempat kecelakaan. Lalu pada SS1 karena becek setelah semalaman hujan saya mengurangi kecepatan dengan melaju 107 km/jam. Dan pada SS2 yang mulai mengering kecepatan saya 109 km/jam. Kesimpulannya, kecepatan saya kurang lebih sama," kata Sean Gelael, kepada wartawan Minggu, 28 November 2021.

Begitu juga dengan video. Sean Gelael menjelaskan berdasarkan fakta yang didapat bahwa ada satu kondisi berbeda di area gravel (tanah liat) dibandingkan sebelumnya.

Ada dua gundukan yang jaraknya cukup dekat sehingga membuat kendaraannya terbang, terguling, dan terdampar secara spektakuler.

"Gundukan tambahan itulah yang saya tidak mendapat laporan keberadaannya. Karena selama SS1 dari video yang kami buka ulang terlihat tidak ada," kata Sean Gelael menambahkan.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Brighton Kontra Chelsea Berakhir Imbang

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:02 WIB

Liga Inggris: Man City Menang Tipis Atas Chelsea

Minggu, 16 Januari 2022 | 02:12 WIB
X