• Jumat, 1 Juli 2022

Pemerintah Hapus Syarat PCR dan Antigen untuk Acara Olahraga di Jawa dan Bali

- Selasa, 10 Mei 2022 | 19:48 WIB
Pemerintah Hapus Syarat PCR dan Antigen untuk Acara Olahraga di Jawa dan Bali
Pemerintah Hapus Syarat PCR dan Antigen untuk Acara Olahraga di Jawa dan Bali

SMOL.ID – Pemerintah menghapus syarat tes PCR dan antigen untuk penyelenggaraan kompetisi olahraga di Jawa dan Bali.

Jadi, atlet, official maupun penonton tidak perlu lagi menjalani tes PCR maupun antigen seperti biasanya.

Namun, vaksinasi Covid-19 minimal dua dosis tetap diberlakukan baik bagi tim, pendukung acara, dan penonton.

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal mengatakan, dalam aturan baru PPKM Jawa dan Bali ada sejumlah aturan yang dilonggarkan. Salah satunya, kegiatan olahraga tanpa tes PCR dan Antigen.

Baca Juga: Dihujat Jutaan Netizen dan MUI, Deddy Corbuzier Minta Maaf dan Jelaskan Alasan Undang Pasangan LGBT

"Dalam perpanjangan PPKM Jawa-Bali, aturan terkait syarat menunjukkan hasil negatif PCR dan Antigen untuk beberapa kegiatan ditiadakan, seperti pada pelaksanaan kompetisi olahraga, baik untuk seluruh pemain, ofisial, kru media, staf pendukung, hingga seluruh penonton. Namun seluruhnya tetap dipersyaratkan untuk mendapatkan vaksinasi minimal dosis kedua," jelas Safrizal, di Jakarta, Selasa 10 Mei 2022.

Selain soal penghapusan syarat PCR dan antigen, ada beberapa aturan yang disesuaikan pada PPKM Jawa-Bali. Seperti penyesuaian operasional restoran atau rumah makan.

Baca Juga: Kaisar Jepang Naruhito Anugerahi Penghargaan Bintang Jasa Utama The Grand Cordon kepada Jusuf Kalla

Khusus pengaturan pada PPKM Jawa Bali, penyesuaian juga dilakukan pada jam operasional restoran/rumah makan yang mulai beroperasi pada malam hari untuk dapat buka hingga pukul 02.00, dengan kapasitas pengunjung 75% untuk daerah dengan PPKM Level 2, dan kapasitas pengunjung 100% untuk daerah dengan PPKM Level 1.

"Kapasitas tersebut juga berlaku untuk kegiatan resepsi pernikahan, namun dengan ketentuan tidak mengadakan makan di tempat," ujarnya.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X