• Jumat, 1 Juli 2022

Kemenkes Sebut Hepatitis Akut Tak Berpotensi Jadi Pandemi

- Kamis, 12 Mei 2022 | 13:51 WIB
Kemenkes Sebut Hepatitis Akut Tak Berpotensi Jadi Pandemi (Ilust/PR)
Kemenkes Sebut Hepatitis Akut Tak Berpotensi Jadi Pandemi (Ilust/PR)

SMOL.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut penyakit hepatitis akut tidak berpotensi menjadi pandemi.

Disebut tidak berpotensi menimbulkan pandemi, jika dilihat dari perkembangan dan sebaran kasus secara global terbilang lambat.

Saat ini, baru ada enam negara yang melaporkan penyakit hepatitis akut dengan jumlah pasien rata-rata enam orang pasien.

"Tidak berpeluang pandemi jika melihat perkembangan jumlah kasus dan sampai saat ini hanya enam negara yang melaporkan hepatitis akut dengan jumlah kasus lebih dari enam pasien," jelas Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenekes) dr Siti Nadia Tarmizi, di Jakarta, Kamis 12 Mei 2022.

Baca Juga: INFO LOKER! PT RNR Film Internasional (RANS Entertainment) Buka Lowongan Kerja Lagi, Cek Disini Kualifikasinya

Menurutnya, kasus tersebut bersifat "probable" hepatitis akut misterius, termasuk di Indonesia. Secara global jumlah kasus probable hepatittis akut berjumlah 348 dengan 70 kasus tambahan dalam penyelidikan.

Sementara itu, mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan, kemungkinan penyakit apapun jadi pandemi, maka akan dikaji WHO sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).

PHEIC akan mengukur sejumlah barometer status pandemi di antaranya sebaran penyakit lintas benua, menimbulkan masalah kesehatan yang berarti, dan merupakan jenis penyakit yang baru.

"Lalu sesudah itu dilihat lagi perkembangannya, kalau terus meluas maka baru akan disebut pandemi," katanya.

Seperti juga Covid-19, pertama kali dilaporkan WHO 5 Januari 2020, dinyatakan PHEIC 31 Januari 2020 dan disebut sebagai pandemi 11 Maret 2020.

Halaman:

Editor: Lina Setiawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X